Home
nasi putih

Nasi-PutihBanyak orang menjalani program diet untuk melangsingkan badan dengan aturannya sendiri, tanpa pengetahuan yang baik. Seperti sengaja tidak makan nasi, sehingga berujung pada pola diet tidak seimbang.


Seperti dikutip dari Health Me Up, nasi memang masuk ke area abu-abu di antara dua aliran pemikiran: makanan sehat dan santapan menggemukkan. 


Nasi mungkin kaya zat pati yang miskin nutrisi. Namun, fakta menunjukkan bahwa nasi merupakan kendaraan penting untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi dalam sistem metabolisme tubuh. Karenanya, tetap penting menempatkan porsi kecil nasi dalam menu harian.

Nasi tak akan memicu peningkatan timbunan lemak, jika Anda menyantapnya dalam porsi kecil. Konsumsi nasi juga tak akan memicu masalah jika menyantapnya dalam kondisi netral, bukan nasi goreng atau nasi uduk. 


Diet yang sehat justru dianjurkan adalah mengganti nasi putih dengan nasi merah. Sejumlah studi memperlihatkan fakta bahwa mereka yang terbiasa mengonsumsi nasi merah cenderung lebih mudah menurunkan berat badan dibandingkan yang terbiasa makan nasi putih. 


Mereka yang memiliki kadar gula tinggi dalam darah juga dianjurkan untuk mengganti nasi putih dengan nasi merah, atau bahkan menghindari konsumsi nasi. Indeks glikemik nasi putih lebih tinggi dibandingkan nasi merah. Indeks glikemik merupakan ukuran kecepatan makanan yang diserap menjadi gula darah.

 

Mereka yang menghindari nasi, sebagai sumber karbohidrat kompleks, memiliki kecenderungan meningkatkan asupan protein. Kondisi ini bisa memicu gangguan kesehatan serius. Jadi, sebaiknya jangan hindari karbohidrat, melainkan batasi secukupnya.


Jangan pernah terobsesi langsing dengan pola diet salah dan menyiksa tubuh. Jika bosan menyantap nasi, bisa menggantinya dengan makanan karbohidrat lain, seperti roti, pasta, kentang, atau jagung.
Sumber : VIVAnews 

 
Powered by Tags for Joomla
Baner
Hakcipta © 2013 RAHASIA CEPAT LANGSING DIET SPEKTAKULER AMAN & SEHAT TERBUKTI!. Semua Hak Dilindungi.
Joomla! adalah perangkat lunak gratis yang dirilis dibawah lisensi GNU/GPL.